Malang, 10 okt 2010. Saya bangun cukup pagi. Langit diluar gelap dan berhiaskan atribut wajib menjelang matahari akan terbit. Setelah sholat saya putuskan jalan-jalan mengelilingi anugerah pagi hari. Mata ngantuk?! Jelas! Udara zuper dingin?! Ya iyalah! So what?!

Libur, hari ini libur kawan. Saya tidak memiliki kegiatan apapun selain mengerjakan tugas yang diwariskan hari sebelumnya. Berhubung di rumah kontrakan saya yang heboh ini bakal ada acara jam 10 nanti, kami serumah kerja bakti menyulap rumah jadi sebaru mungkin. Ada yang menyapu luar dalam, menggosok kamar mandi, memotong kayu untuk rak tv, dan profesi yang saya pilih pagi itu kawan, adalah menjadi asisten semua pekerjaan tadi.

Oh ya, jangan menolak ya saya ceritakan dulu kondisi rumah kini. Rumah kami berisi sekitar 13 manusia normal. Rame kan?! Ada 5 kamar sehingga setiap kamar dihinggapi 2 atau 3 orang. Kalau pagi, sibuk banget kegiatan paginya. Makanya kalau tidak mau sibuk sih, saya lebih memilih bangun lebih awal. Meskipun kadang-kadang gagal.

Pukul 10, para tamu mulai datang. Hari ini kami mengadakan silaturahmi dengan teman sekelas sewaktu semester 1 dulu. Kami lebih suka menyebutnya ‘CASSE’, Saya lupa itu kepanjangan apa. Sekitar 30 orang berkumpul dah di rumah. Acara hari ini adalah rujak party! Kebetulan sempat sedikit saya dokumentasikan.

Sorenya saya kaget. Ada sms masuk yang intinya nih, menyuruh ikut kumpul FKMM (Forum Komunikasi Mahasiswa Muslim) Sumut. Oke deh, tancap gas sepeda ontel kita. Dan sampai, sayang sungguh sayang teman, saya telat. Acara tinggal penutupan dan saya baru duduk. Saya lihat smsnya, ternyata saya yang salah. Sms itu masuk 2 jam lalu. Sory sorry sorry ya teman.

Malamnya saya merapikan kembali diri buat bertatap dengan Senin. Kawan, tugasku-tugasku sudah sebagian besar kelar dan saya punya amunisi buat di kelas nanti. Namun, saya tergerak buat online dulu sebelum tidur. Akhirnya pinjam modem teman dan, facebook opened. maunya langsung tidur sehabis update status. Eh ternyata, ada yang ngajak chattingan. Hmmm… bahan chat kami kemarin cukup menarik. Ia teman lamaku yang kini menjadi mahasiswi kedokteran. Ia berkisah bagaimana secara batiniah masih ada sedikit ‘ketakutan’ dengan jurusannya itu. Saya hanya bisa memberikannya motivasi agar tetap maju dan kalahkan diri sendiri. Sebab memang, manusia di dunia ini sebagian besar kalah oleh dirinya sendiri. Kawan, saya tidak mau ini terjadi pada saya, teman kecil saya ini dan tentu saja kita semua, kawan seperjuangan!

Enough for today. Say alhamdulillah and…

melangkahlah ‘tuk hari esok!