Menentukan Prioritas

Senin, 4 Oktober 2010. Seperti biasa wacana anak kuliah, sibuk tugas euy! Salah-salah lihat tanggal bisa-bisa lewat tuh deadline. Jurusan saya juga tidak kalah garang dalam pemberian tugas. Beragam mulai dari yang teori ampe praktik semua berjubel di otak buru-buru menuntut segera dikerjakan.

Tidak jarang gara-gara berbagai alasan yang tidak penting, malah tidak tersentuh si tugas. Kalau sudah seperti begitu seribu satu macam cara bakal ditempuh mahasiswa deh buat menggapai ‘titik aman’. Mulai dari copy paste sana-sini atau pura-pura sakit supaya dapat waktu tambahan (istilahnya waktu kasihan) dari sang dosen. Wah wah, kalau sudah begini kan repot. Kalau terus-terusan malah berpeluang ketahuan kan?! Sudah deh menyerah saja. Kebiasaan kayak begini memang tidak asyik 🙁

Menghadapi hal seperti ini sebenarnya ada saja ilmunya. Saya pernah membaca sebuah artikel, yang saya baca sewaktu berada di pesawat. Kebetulan maskapai penerbangan lion air yang saya tumpangi menyediakan majalah buat dibaca. Karena bosan juga saya buka halaman demi halaman. Berhenti di beberapa spot yang saya suka seperti seputar keindahan alam Indonesia hingga profil pramugari teladan yang geulis. Saya berhenti pada suatu artikel yang berjudul ‘Menentukan Prioritas’. Di headernya juga tertulis kutipan perkataan seorang bule yang saya lupa namanya, ‘di dunia ini tidak ada orang yang bodoh, yang ada sederhana saja, orang yang tidak bisa menentukan prioritas’.

Saya renungi halus, kata-kata ini sangat mengena. Selama ini tidak jarang juga saya berhadapan dengan situasi genting kayak diatas tadi. Dapat ditebak kalau terus menerus terperangkap seperti itu saya tidak akan pernah maju, pasti tertinggal, kawan!

Coba kita rangkai lagi masalahnya, kalau kita tidak mengerjakan tugas di selang hari yang kita punya, pasti ada hal lain yang kita kerjakan. Apa itu? Makan?! Tidur?! Jalan-jalan?! Benar! Kita memprioritaskan yang enak-enak dan mengesampingkan yang benar-benar penting seperti tugas contohnya. Sehingga mau tidak mau harus mengambil ‘SKS’ di malam sebelum waktu ngumpulin tugas. Tidak asyik kan pastinya begadang gara-gara tugas. Jauh lebih enakan begadang sambil nonton tv plus ada cemilan disampingnya kan ya.

Ayo kawan, cepatlah ambil tongkat kesadaran kita dan mulai menata prioritas hidup kita, mulai yang jangka pendek hingga jangka panjang nanti. Prioritaskanlah hal-hal yang menjanjikan kemajuan terlebih dahulu. Tempatkan ia sebagai hal yang harus kita kejar sekuat-kuatnya. Ikhtiar bahasa kerennya. Sampingkan semua kepentingan lain yang dianggap hanya sebagai ‘sampingan’ semata. Sedikit-demi sedikit, pasti kita bisa beberapa langkah lebih maju dari hari-hari yang lalu.

Selamat mencoba !!

Melangkahlah ‘tuk hari esok!

Leave a Reply, Thanks!

%d bloggers like this: