Rangkaian digital; rangkaian jembatan

Selasa, 5 Oktober 2010. Banyak hal menarik hari ini. Dari mulai saat studi qur’an tadi suasana kelas sangat hidup hingga kelelahan sehabis praktikum rangkaian digital.

Kali ini saya sedikit membahas tentang esensi mata kuliah yang menurut saya ‘baru’ ada di semester 3 ini. Dikatakan ‘baru’ ya karena mata kuliah ini baru loh, kawan. Beberapa mata kuliah lain saya ketahui sebagai pengasah keahlian di bidang analisa atau oprakoprek coding dari sisi software. Namun, di dunia rangkaian digital ini saya sedikit ‘bebas’ atau ‘dibebaskan’ dari pergulatan coding dan coding. Senang?! Ya, tentu saja senang. Tapi saya lebih suka mengartikan ini sebagai angin segar.

Benarkah?! Saya berkata demikian karena dunia rangkai merangkai perangkat elektronik yang sangat sarat dengan kelistrikan ini aslinya baru dipelajari mulai semester 3. Semester 1 & 2, dapat saya berkesimpulan begini,
“Semester 1 & 2 itu semester yang codiing banget !”

Saya kenal dan mulai suka menggeluti dunia kelistrikan sejak kelas 2 SMP. Kebetulan waktu itu di sekolah ada mata pelajaran PTD, singkatan dari Pendidikan Teknologi Dasar. Saya suka pelajarannya, suka gurunya, suka teman-teman sekelas… akhirnya, suka deh ama tuh pelajaran.

Kini kembali menemuinya. Setelah lama ‘cuti’ dari dunia kelistrikan, saya kembali akan akrab dengan IC, resistor, transistor dll. Saya senang kawan!! Aku bahagia dapat bertemu lagi. Coding, sayang padamu. Tapi, kalau hanya denganmu yang lebih banyak berhaluan software, takkan bisa mengikuti perkembangan dunia kelistrikan yang bisa membawa step by step ke teknologi perangkat keras. Saya ingin menjadi engineer yang hakiki. Dengan software dan hardware mastering, saya yakin bisa ikut serta mengembangkan teknologi ke depan yang lebih terarah. Aamiin

Rangkaian digital, jembatan yang sempat putus itu Engkau bangun kembali…saya harap saya benar. Yang terbaik tetap ada pada-Mu Ya Rabb…
Melangkahlah ‘tuk hari esok!

Leave a Reply, Thanks!

%d bloggers like this: